MATABANTEN.COM | Serang - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang Anton Gunawan mengatakan sudah menurunkan tim untuk mendampingi anak yang jadi korban perkosaan oknum pengacara inisial JM (43). Tim sudah datang mendampingi dan melakukan asesmen setelah korban melapor ke kepolisian.
"Kita sudah berjalan dan sudah ketemu melakukan asesmen terkait pendampingan psikologis," kata Anton, Jumat (8/12/2023).

Pendampingan ke korban baru penjajakan dan komunikasi awal dengan korban dan ibunya. Dalam waktu dekat, tim termasuk psikolog dari DP3AKB akan datang ke kediaman korban.

Saat ini, korban dan orang tuanya masih dalam pengambilan keterangan di kepolisian.

"Nanti kita tangani lagi sejauh mana pendampingan yang diperlukan, karena kita akan melihat seberat apa yang dialami korban ini," ujarnya.

Sebelumnya, Polda Banten menangkap pengacara inisial JM (43). Dia adalah pelaku pemerkosaan ke anak di bawah umur dengan mengancam menggunakan airsoft gun.

"Berdasarkan keterangan saksi korban peristiwa berawal dari korban dibujuk dengan cara diberikan handphone dan diancam dengan menggunakan senjata airsoft gun," kata Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten Kompol Herlia Hartarani pada Kamis (7/12) kemarin.

Herlia mengatakan, perbuatan tersangka bermula pada November 2022 lalu. Saat itu, pelaku melakukan pencabulan ke korban di salah satu hotel di Kota Serang yang masih berstatus siswi sekolah.