Matabanten.com | Pemilu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menyebutkan ada beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Lebak yang berpotensi adanya bencana alam, baik itu banjir maupun rawan longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Lebak terkait antisipasi ancaman bencana alam menjelang Pemilu 2024 nanti. Karena pada saat Pemilu 2024 bertepatan dengan musim penghujan.

“Kita sudah mendata dan berkoordinasi terkait lokasi mana saja yang rawan bencana banjir maupun longsor,” kata Febby, Rabu (6/12/2023).

Ia mengungkapkan, pihaknya masih bingung terkait dengan regulasi dan aturan jika hal yang tidak diinginkan terjadi dan merusak kotak suara. Sehingga, hal tersebut perlu ada koordinasi lagi dengan KPU Lebak dan Polres Lebak.

“Kami di sini masih bingung, sehingga kami perlu berkoodinasi terlebih dahulu terkait dengan hal tersebut. Karena kami di sini relawan, tugasnya hanya melakukan evakuasi dan penyelamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika bencana terjadi dan ada kemungkinan merusak kotak suara dan surat suara atau logistik Pemilu lainnya, hal tersebut masih dalam tahap koordinasi. Sehingga, relawan BPBD perlu mengetahui aturan penanganannya.

“Jadi kami belum mengetahui seperti apa penanganannya, karena saat ini kami baru berkoordinasi dengan Polres Lebak. Untuk lebih lanjutnya, masih kita tahap kordinasi,” ucapnya.

Perlu diketahui, jika Pemilu serentak akan digelar pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang. Pemilu akan digelar di 28 kecamatan dan 345 desa/kelurahan di seluruh Kabupaten Lebak.