MATABANTEN.COM | Serang - Delapan Kabupaten/Kota di Provinsi Banten menerima Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM (KKP HAM) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan penyerahannya dilakukan di Pendopo Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, Banten, Senin.

Jumlah ini bertambah dibanding tahun sebelumnya, dimana hanya ada 5 daerah yang menerima penghargaan pada Peringatan Hari HAM Sedunia ke-75 itu.

Kedelapan daerah itu adalah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kota Cilegon.

“Mari kita maknai penghargaan ini bukan sebagai tujuan akhir tapi sebagai hasil jika kita telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Semoga apa yang kita dapatkan hari ini bisa terus dipertahankan karena sejatinya mempertahankan akan lebih sulit daripada mendapatkan”, kata Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar usai pemberian penghargaan. Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, Dodot Adikoeswanto menjelaskan, terpilihnya 8 Kabupaten/Kota itu karena telah melalui berbagai tahap penilaian mulai dari penyampaian dokumen penilaian kriteria kabupaten/kota Peduli HAM. Dasarnya adalah Permenkumham 22/2021 tentang Kriteria Kabupaten/Kota Peduli HAM, yang kemudian diverifikasi tim Kanwil Kemenkumham Banten.

“Program KKP HAM sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran HAM dan pentingnya melindungi hak dasar individu dan motivasi bagi Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melaksanakan Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan dan Pemajuan Hak Asasi Manusia”, kata Dodot Adikoeswanto.

Selain 8 Kabupaten/Kota, penghargaan juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi Banten yang telah berhasil membina dan membangun sebagian besar atau seluruh kabupaten/kota Peduli HAM.

Untuk penghargaan bagi Pemerintah Provinsi Banten diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Yasonna Laoly pada Peringatan Hari HAM se-Dunia ke-75 di Lapangan Banteng Jakarta, Minggu (10/12).