Cilegon. Dalam rangka memperingati hari pahlawan, berbagai elemen masyarakat kota Cilegon melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Jum'at (10/11/2023).

Elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cilegon Bersatu (AMCB) selain meminta walikota dan wakil walikota Cilegon mundur dari jabatannya ada juga penolakan bantuan bank dunia untuk pabrik Bahan Baku Juput Padat (BBJP) di TPSA Bagendung Kecamatan Cilegon kota Cilegon.

Dalam orasi dari salah satu perwakilan Masyarakat kota Cilegon. Enan mengatakan bahwa dalam setiap kegiatan Sospem di delapan kecamatan walikota cilegon bangga akan rencana bantuan dari bank dunia sebesar 120 Miliar.

"Anggaran 120 miliar di besar-besarkan tapi masalah silfa selama 3 tahun mencapai 1 triliun diam saja"ungkapnya saat orasi.

Sedangkan dalam presrilis terkait pembangunan BBJP dikatakan rencana bantuan bank Dunia untuk pembangunan BBJP harus di "TOLAK" karena berpotensi menimbulkan persoalan legalitas dan persoalan tindak pidana Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN).