Matabanten.com | Opini - Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lebak Ahmad Saepudin Halim mengatakan, Lebak yang kini berusai 195 tahun, untuk menuju kabupaten yang maju, sejumlah pekerjaan rumah (PR) harus segera diselesaikan. Salah satunya adalah pembangunan infrastuktur jalan.

Terlebih, di Lebak selatan. Misalnya persoalan jalan penghubung desa ke kota yang longsor dan poros jalan kecamatan yang rusak.’’Mau bagaimana pun jalan adalah akses utama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, sebagai penunjang dan kunci utama perputaran ekonomi masyarakat," kata Black-- sapaan akrab Ahmad Saepudin Halim-- kepada NU Online Banten di Lebak, Ahad (3/12/2023).


Terpisah, Penjabat (Pj) Bupati Lebak Iwan Kurniawan menyampaikan komitmen untuk melanjutkan perjuangan pembangunan yang sudah dilaksanakan,’’ ujarnya saat menjadi instruktur upacara HUT Ke-195 Kabupaten Lebak di Alun-alun Rangkasbitung, Sabtu (2/12/2023)."Apalagi jalan ini dijadikan jalan utama bagi masyarakat Citepuseun dan Cikaret. Ini bisa dikatakan kado HUT ke-195 Kabupaten Lebak," kata Ketua PAC GP Ansor Cihara Dede Ilyana saat diwawancara NU Online Banten, di Cihara, Sabtu (2/12/2023). Senada disampaikan Ketua PAC GP Ansor Cigemblong Darjat. "Saya rasa ini harus segera direspons sama pemerintah jangan dibiarkan," tegasnya.Terpisah, Sekretaris Desa Citepuseun Sangsang juga berharap, jalan penghubung antara Kecamatan Cihara dan Cigemblong segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah atau yang punya kewenangan atas jalan tersebut. NU Online Banten sudah menghubungi Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lebak Hamdan Soleh. Hanya, hingga berita itu diunggah, belum memberikan tanggapan.