Matabanten.com | Ekonomi - Harga cabai rawit merah di pasar tradisional Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) naik 50 persen menjadi Rp120 ribu per kilogram. Hal tersebut imbas gagal panen dampak dari kemarau panjang. 
 
"Kenaikan ini sudah terjadi sejak sepekan, yang sebelumnya dijual Rp60 ribu per kilogram saat ini menjadi Rp120 ribu per kilogramnya," ujar pedagang di pasar tradisional Serpong, Yuli Purnomo, Rabu, 15 November 2023.
 
"Cabai keriting dan rawit hijau pun naik harganya. Untuk cabai keriting sebelumnya dijual Rp40 ribu naik jadi Rp85 ribu per kilogramnya, dan cabai rawit hijau yang sebelumnya dijual Rp50 ribu jadi Rp80 ribu rupiah per kilogramnya," sambungnya.Yuli menambahkan, imbas kemarau panjang dan gagalnya panen membuat melambungnya harga cabai. Selain itu, lanjutnya, kuantitas daya beli masyarakat dan omzet pun menurun. 

Yuli menambahkan, imbas kemarau panjang dan gagalnya panen membuat melambungnya harga cabai. Selain itu, lanjutnya, kuantitas daya beli masyarakat dan omzet pun menurun. 

"Saya berharap pemerintah segera berperan menyikapi kenaikan harga cabai yang terus naik, sehingga daya jual kembali stabil," terang dia.
 
Sementara, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya akan menggelar operasi pasar yang bertujuan menjaga kestabilan komoditi pangan tersebut.
 
"Segera, kita akan gelar operasi pasar di tiap kecamatan. Itu untuk menjaga agar harga stabil di masyarakat," singkat Benyamin.