MATABANTEN.COM | Tangerang - Aparat kepolisian menangkap seorang pemuda di Tangerang gegara 'pinjam seratus'.

Hal ini, karena kata 'pinjam seratus' membuat seorang pemuda di Tangerang melakukan penganiayaan.

Insiden itu terjadi di sebuah kontrakan di Desa Sumur Bandung, Jayanti, pada Sabtu (25/11/2023) sekitar pukul 08.00 WIB.

Pelaku adalah laki-laki berinisial HS (19).

HS menganiaya NA (21).

Atas perbuatan itu, aparat kepolisian menangkap HS.

"Guna mempertanggungjawabkan perbuatan, tersangka dijerat Pasal 351 ayat (1) dan ayat (4) KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara," ujar Kapolsek Cisoka AKP Eldi kepada TribunTangerang.

Kronologi

Insiden itu berawal pada saat HS meminjam uang sebesar Rp 100 ribu kepada NA.

NA pun memberi sejumlah uang seperti yang diminta HS,

Bahkan NA sampai menyamperi langsung untuk memberikan uangnya keoada HS.

Namun, HS merasa NA menggunjing dirinya soal pinjaman uang Rp 100 ribu itu.

"HS menegur korban agar tidak membicarakan dirinya di belakang, namun karena tidak merasa melakukan hal yang dimaksud, NA pun menampik tuduhan itu," kata Eldi.

Melihat NA tidak mengaku, HS pun kemudian naik pitam dan mencoba menarik korban untuk keluar kontrakannya.

Akan tetapi, korban menolak sehingga terjadi kegaduhan yang kemudian sempat dilerai oleh beberapa orang tetangga kontrakan

"HS memaksa untuk masuk ke dalam kontrakan NA, lalu melakukan pemukulan beberapa kali terhadap korban," kata Eldi.

NA yang babak belur dipukuli pun membawa keluarganya untuk melapor ke polisi.

"Menyikapi laporan tersebut, anggota langsung bergerak cepat dengan melakukan visum terhadap korban dan beberapa jam kemudian langsung membekuk HS," tuturnya.

HS pun ditangkap dan diamankan aparat Polsek Cisoka.

Akibat perbuatannya tersebut, HS ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 351 ayat (1) dan ayat (4) KUHP.