Matabanten.com | Olahraga - Event Sepeda Ultra Cycling Tour de Banten 2023 Unsupported yang dilaksanakan Serang Road Bike (SRB) sukses digelar dengan meriah. Event tersebut memikat ratusan peserta yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara.

Ketua pelaksana dan ketua acara Tour de Banten dan Ketua Acara Tour de Banten Ocky Febriyan mengatakan, Event bersepeda jarak jauh tersebut dilepas oleh Waka Polda Banten Brigjen Pol M Sabilul Alif dan Pj Gubernur Al Muktabar di kantor Bupati Serang pada Sabtu pagi, 25 November 2023.

“Alhamdulillah event kemarin telah sukses dan menarik perhatian 235 peserta pemberani yang terdiri dari atlet dan penghobi ultra cycling. Yang mengikuti event tidak hanya berasal dari Indonesia tapi juga ada yang dari Jerman dan Korea,” kaya Ocky, Minggu 26 November 2023.

Ocky mengungkapkan, acara tersebut dimulai sejak dinihari. Sebelum dilepas oleh Waka Polda Banten Brigjen Pol M Sabilul Alif dan Pj Gubernur Banten Al Muktabar, ratusan peserta mengikuti proses pendaftaran ulang terlebih dahulu. “Acara kemarin dimulai sejak dinihari untuk proses pendaftaran ulang bagi peserta,” ujar Manager SRB ini.

Ocky menjelaskan, Tour de Banten 2023 Unsupported tidak hanya menciptakan momen kebersamaan bagi para peserta, tetapi juga menjadi bukti semangat sportivitas sejati dalam dunia sepeda.

“Dengan rute menantang dan peserta berkualitas, event ini sukses menciptakan pengalaman tak terlupakan dalam sejarah Tour de Banten,” katanya.

Ocky mengatakan, dalam event tersebut terdapat kejutan dimana, peserta yang masih berusia 16 tahun bernama Farrel dari tim SQUBA CC berhasil menjadi finisher pertama untuk kategori 150 kilometer (KM). Ia unggul beberapa detik dari peserta kedua, Ano Sagita.

“Peraih finish pertama bernama Farrel yang masih berusia 16 tahun dari tim SQUBA CC. Catatan waktunya 5 jam 22 menit,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kategori 280 KM peserta bernama M Dzaki Wardana dari tim NUB Cycling menjadi finisher pertama dengan waktu tempuh mencapai 10 jam. Prestasi yang raih Dzaki tersebut dinilai sangat mengesankan mengingat kondisi hujan lebat dan angin kencang di sepanjang pesisir laut.

“Peserta M Dzaki Wardana telah meraih gelar juara satu AUDAX sebanyak dua kali berturut-turut dan meraih posisi kelima di Trans America,” katanya.

Ocky menambahkan, keberhasilan event Tour de Banten mendapatkan dukungan dari Polda Banten dan pemerintah daerah. Event tersebut direncanakan akan kembali digelar untuk mengangkat wisata di wilayah Banten, khususnya.

“Bapak Waka Polda dan Bapak Pj Gubernur telah menyatakan dukungan terhadap Tour de Banten. Rencananya event ini akan kami laksanakan kembali,” tuturnya.