MATABANTEN.COM | PEMERINTAHAN - Indonesia Politics Research & Consulting (IPRC) melaporkan hasil survei tentang pandangan masyarakat Banten terhadap kinerja pemerintahan dan politik dinasti di wilayah tersebut. Metode surveinya mencakup 1.204 responden yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Banten dengan margin of error sekitar 2,87% pada tingkat kepercayaan 95%.

Survei ini dilakukan secara tatap muka pada tanggal 3 hingga 10 Oktober 2023. Direktur Operasional dan Data IPRC, Tedy Nurzaman, menjelaskan bahwa survei ini berfokus pada masyarakat yang memiliki hak pilih di empat kabupaten/kota di Banten dan berhasil mewawancarai 1.204 responden.

IPRC menanyakan pandangan terkait kinerja Gubernur Banten, Wahidin Halim, dan Pelaksana Tugas (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar. Hasilnya menunjukkan bahwa 52,8% responden merasa puas dengan kinerja Wahidin Halim, sementara 29,5% puas dengan kinerja Al Muktabar. Namun, sebagian besar responden (lebih dari 40%) tidak memiliki jawaban atau tidak tahu terkait pertanyaan tersebut.

Selain itu, survei juga menyoroti penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, keamanan, penegakan hukum, dan pencegahan korupsi di Banten. Mayoritas responden menilai kondisi tersebut bervariasi, dengan sejumlah besar dari mereka merasa bahwa pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta kondisi ekonomi, masih dianggap buruk.

Hasil survei juga mencantumkan pandangan masyarakat Banten terhadap kinerja pemerintah pusat, dengan sekitar 68% responden merasa puas dan 28,1% merasa tidak puas terhadap kinerja pemerintah pusat. Menurut IPRC, kondisi pencegahan dan pemberantasan korupsi serta ekonomi masih menjadi perhatian utama bagi sebagian besar masyarakat Banten.