Matabanten.com | Pemilu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak meminta masyarakat di daerah ini menjaga kedamaian selama berlangsungnya kampanye pemilihan umum (Pemilu) 2024.
 
"Kami berharap selama kampanye berjalan lancar, aman, damai dan tenteram," kata Wakil Ketua MUI Kabupaten Lebak, KH Ahmad Hudori di Lebak, Kamis.
 
Dengan dilaksanakannya kampanye mulai 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024, masyarakat tentu berharap kedamaian.
 
"Kita jangan sampai kampanye hitam atau black compaign dengan saling menjelek-jelekan," katanya menjelaskan.
Ia mengaku pihaknya mengoptimalkan penyampaian siraman rohani kepada masyarakat melalui pengajian juga khutbah Jumat agar menjaga kedamaian, kesejukan, kerukunan, keharmonisan selama kampanye Pemilu 2024.
 
Selain itu pihaknya berharap umat muslim dapat membudayakan silaturahmi untuk membangun persatuan dan kesatuan bangsa.
 
Sebab, pesta demokrasi lima tahunan itu untuk memilih pemimpin untuk kemajuan pembangunan bangsa.
 
Kendati, kata dia, pandangan politik pada pemilu berbeda, namun lebih mengedepankan kedamaian dan persatuan serta kesatuan bangsa.
 
"Kami berharap selama kampanye tetap terjaga kedamaian tanpa menimbulkan konflik maupun perpecahan," katanya menjelaskan.
Menurut dia, masyarakat yang menyampaikan dukungan pada salah satu calon presiden tertentu yang disampaikan melalui media sosial agar tetap santun dan damai.
 
Selain itu juga para pendukung selama kampanye tidak saling menghujat dan saling menjelekkan. 
 
Karena itu, MUI Lebak meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik dapat menjaga kedamaian, keamanan dan ketertiban, terutama Pemilu 2024.
 
"Kami berharap peserta kampanye menyampaikan orasi politik yang membangun," pungkas dia.