Matabanten.com | Pemerintahan - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya memberikan pelayanan dan keselamatan kepada anak-anak sekolah. Kali ini usai berhasil mengoperasikan bus sekolah gratis rute 1 dan 2, Dishub Tangsel kembali menambah rute 3 dan 4.

Kasi Angkutan Orang dan Barang Dishub Tangsel, Galang Andika mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi dengan mengundang pihak sekolah yang nantinya dilintasi rute 3 dan 4.

“Kami mengundang sekolah-sekolah yang akan dilalui oleh bus sekolah. Yang mana akan kita buka rute 3 dan 4. Eksisting rute 1 dan 2 sudah kita operasionalkan,” kata Galang sambil mengulas kembali sosialisasi di Aula Gedung 3A Puspemkot Tangsel

Ia menjelaskan, rute 3 yang akan dilintasi bus sekolah akan mengakomodir wilayah Cirendeu Raya hingga Legoso dimana terdapat sekolah negeri dan swasta dari Komplek Perumahan dosen UI sampai dengan SMAN 8 Tangsel.

“Untuk rute 4-nya dari Kecamatan Serpong Utara keluar ke Melati Mas sampai lewatin Alam Sutera dari SMPN 15 sampai SMPN 16 Kota Tangerang Selatan,” urainya.

Sementara, Kepala Dishub Tangsel, Chaerudin mengatakan, penambahan rute ini dapat menjadi jalan awal kesadaran masyarakat khususnya para siswa lebih menggunakan angkutan umum. Selain memberikan keselamatan siswa tapi juga mengurangi kemacetan dan polusi udara

“Mudah-mudahan dengan 2 rute dibuka lagi ada penambahan rute 3 dan 4, bisa mengakomodir siswa-siswi yang naik bus sekolah di Kota Tangsel,” harap Kadis Dishub Tangsel.

Di sisi lain, PLT Kepala SMPN 16 Kota Tangsel, Joko Budi Santosa, M.Pd mengapresiasi Pemkot Tangsel atas program bus sekolah ini. Selain mengurangi penggunaan motor dibawah umur tapi juga memberikan keselamatan para siswa.

“Dan yg positif lainnya adalah dengan adanya bus sekolah ini, berbagai anak dari berbagai sekolah akan berkumpul di dalam armada, sehingga bisa menjalin komunikasi bersatu dan silaturahmi,” ujarnya.

Senada dengan Wakil Kepala SMAN 8 Kota Tangsel yang juga menyambut baik program ini. Namun, ia berharap pengoperasian bus sekolah dapat dilakukan dua putaran (rit). Hal itu karena SMAN 8 Kota Tangsel menjadi jalur rute terakhir, sehingga kapasitas kursinya akan kurang untuk siswanya yang minat menaiki bus sekolah.

“Dengan bus 50 (kursi) siswa, jadi kalau 9 sekolah yang dilalui, anggaplah rata-rata 5 siswa saja sudah penuh. Tapi meski begitu paling tidak adanya bus sekolah sangat membantu siswa,” katanya.

Diketahui, bus sekolah gratis pada rute 1 dan 2 melintasi wilayah Serpong dan Pamulang. Rute ini dinilai efektif karena banyak peminat dari siswa yang menaiki bus gratis.