Matabanten.com | Hukum - Seorang penumpang angkot jurusan Pasar Rau kota Serang, M Davi menjadi korban pencopetan. Korban yang diincar para copet kebanyakan kalangan ibu-ibu dan anak sekolah.

Kejadian pencopetan di angkot mulai meresahkan warga. Kejadian terbaru terjadi pada Kamis (14/12/2023). Korban menuturkan pencopet itu tidak sendirian dalam melancarkan aksinya. Mereka terlihat mengincar Ibu-Ibu dan anak sekolah.

“Ada keluhan anak korban, Ibu-Ibu kecopetan,” kata sumber BantenNews.

Diketahui bahwa komplotan pencopet itu berjumlah 3 orang dan modusnya dengan pura-pura bisu untuk menghindari kecurigaan.

“Yang satu badan besar pake masker dan tas satunya pura-pura bisu badan kecil rambut botak dan satu lagi sering pakai celana pendek dan rambutnya rapi,” imbuhnya.